Namanya Ali, 15 tahun, kelas X. Jika saja orang tuanya mengizinkan, seharusnya dia sudah duduk di tingkat akhir ilmu fisika program doktor di Universitas ternama. Ali tidak menyukai sekolahnya, guru - gurunya, teman - teman sekelasnya. Semua membosankan baginya.
Namanya Seli, usianya 15 tahun, kelas sepuluh, dan dia salah satu teman baikku. Dia seperti remaja yang lain. Menyukai hal yang sama, mendengarkan lagu - lagu yang sama, pergi ke fast food, menonton serial drama, film, dan hal - hal yang disukai remaja.
Dengan ilustrasi yang menarik dan cerita seru, belajar bahasa inggris jadi semakin menarik.
Buku ini akan menjawab pertanyaan paling besar yang ada di benak kita.Apakah kita hanya sendirian diluasnya semesta? lewat buku ini, kita akan menjlajahi tanda-tanda kehidupan di luar Bumi, sampai usaha-usaha manusia untuk menemukannya.
"Otak manusia pada awalnya sama seperti loteng kecil yang kosong, dan kau harus mengisinya dengan perabot yang sesuai dengan pilihanmu. Orang bodoh mengambil semua informasi yang ditemuinya, sehingga pengetahuan yang mungkin berguna beginya terjepit di tengah - tengah atau tercampur dengan hal - hal lain. Orang bijak sebaliknya. Dengan hati - hati ia memilih apa yang dimasukkannya ke dalam loteā¦
Buku ini bukanlah sekedar bacaan biasa, melainkan sebuah panduan praktis untuk "menguasai dan memanipulasi" orang lain dengan cara yang positif.
Buku ini mengajak kita untuk melatih kemampuan membaca pesan dari bahasa tubuh lawan bicara. Di dalam buku memuat teori komunikasi nonverbal berpadu dengan keilmuan psikologi pengembangan diri.